Tampilkan posting dengan label SMA 1 KUDUS. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label SMA 1 KUDUS. Tampilkan semua posting
Ini adalah salah satu catatan dari kawan saya yang luar biasa, arena bayu chandra sekarang beliau sedang menimba ilmu di universitas diponegoro semarang , beliau adalah salah satu orang yang luar biasa, menurut saya, dan catatan ini sering membuat saya tersenyum saat menjalani masa SMA , di salah satu sekolah tertua di Kudus Jawa Tengah, SMA 1 KUDUS.


Banyak cara untuk mengekspresikan kerinduan seseorang kepada sesuatu, salah satunya yaitu dengan menulis. Meskipun kurang efektif untuk sebagian orang, tetapi saya percaya bahwa orang-orang yang saya maksudkan di tulisan ini termasuk yang sebagian lainnya. Menurut saya, tulisan bisa lebih menceritakan daripada sebuah gambar bahkan video sekalipun. Tetapi yang paling penting, saya sendiri dapat menikmati proses ketika saya memilah-milah kata agar sesuai dengan isi tulisan yang sedang dibuat.
Kembali ke topik utama, lewat tulisan ini saya ingin mengekspresikan kerinduan terhadap saudara-saudara saya, sebuah tim hebat yang berjudul extremo 89. Bukan lewat deskripsi tentang kekhasan anggotanya masing-masing, saya mencoba menceritakannya lewat sudut pandang lain, lewat sebuah komputer pojok yang terletak di ruangan yang juga pojok.
 Komputer ini berwarna putih dengan kombinasi biru pada CPU-nya, terletak di sebelah timur pojok kiri ruangan tercinta kami waktu itu. Saya tidak ingat lagi spesifikasinya, tapi kira-kira prosesornya tidak lebih dari pentium III. Saya juga masih ingat betapa stresnya orang-orang ketika harus menggunakan komputer ini karena proses loading-nya yang begitu lemot (bahkan untuk menyambungkan flashdisk butuk waktu lebih dari lima menit). Oleh karena sifatnya yang seperti itu, maka komputer ini sering menjadi korban emosi beberapa orang, termasuk saya dan teman-teman lainnya yang tidak sabaran. Meskipun begitu, benda ini merupakan rekan kerja yang sangat setia dan selalu kami andalkan (mengingat waktu itu belum banyak orang yang membawa laptop). Di dalamnya berisi ratusan atau mungkin ribuan file tentang contoh format proposal, surat dan data-data penting lainnya. Berfolder-folder gambar yang merupakanhasil kenarsisan kami juga tersimpan disana, bahkan menjadi wallpaper desktop  selama hampir satu tahun. Selain itu, sejumlah lagu-lagu juga tidak kalah banyak tersimpan secara acak disana. Pada masa awal kepengurusan kami, lagu dear god-nya Avenged Sevenfold merupakan lagu favorit, kemudian disusul juga lagu-lagu dari D'massive, Saosin dan band-band lainnya yang sudah tidak mampu lagi saya ingat. Lewat speaker putih yang terletak di sebelah kanan komputer, lagu-lagu yang menjadi favorit hampir tiap hari diputar untuk menemani hari-hari menjenuhkan --tetapi juga merindukan-- kami. Meskipun kualitas suara yang keluar dari speaker tersebut jauh di bawah standar, toh tidak menghalangikami untuk ikut bernyanyi dengan suara kami yang juga di bawah standar.
Komputer ini juga ditemani dengan sebuah printer yang selalu rusak, terletak di sebelah kanannya. Saya sendiri lupa printer ini ber-merk apa, kalau tidak Canon mungkin Hewlett-Packard. Kerusakan terakhir printer ini yang membuatnya tidak pernah dipakai lagi adalah kesalahan teman saya. Mungkin ini tidak banyak yang tahu, karena merupakan suatu rahasia. Ceritanya begini, teman saya yang berinisial MDP bermaksud mengisi tinta printer ini, namun karena suatu hal, dia akhirnya tertukar mengisi tinta warna merah dan warna kuning, hal inilah yang menyebabkan kerusakan terkahir printer tersebut. Setelah kejadian tersebut, kami pun cukup direpotkan ketika harus mencetak suatu surat atau proposal. Agar proses cetak-mencetak tadi tetap terlaksana, kami harus rela bolak-balik ke ruang TU maupun perpustakaan lantai dua. Bahkan saya pernah diminta untuk membuatkan akun facebook  oleh salah seorang guru ketika sedang mencetak sebuah surat di kantor TU.
tempat dimana komputer, speaker dan printer ini adalah sebuah ruangan yang juga terletak di pojok bagian depan dari sekolah kami waktu itu. Ruangan ini tidak pernah terlihat bersih ketika masa kepengurusan kami. Walaupun tugas piket kebersihan pernah dibuat, itupun tidak membuat kebersihan ruangan ini terjaga. Selalu saja sampah-sampah kertas dari hasil salah cetak atau lainnya berserakan dimana-mana. Tetapi meski begitu, ruangan ini pernah menjadi rumah kedua kami selama hampir satu tahun. Disana kami pernah tertawa terbahak-bahak bersama, bertengkar, menangis, bercanda, tidur, bahkan membolos bersama. Kenakalan masa SMA yang tidak mungkin bisa terlupa.
Suasana di tempat kesayangan kami ini juga begitu khas, saya masih bisa membayangkan rasanya semilir angin panas dari kipas angin berwarna biru yang tergantung di langit-langit. Saya juga masih dapat membayangkan berjejer-jejer tropi dan piala yang diletakkan diatas rak dibawah sterofoam berwarna hijau berisi nama-nama kami di dinding bagian selatan. Denah meja juga hampir selalu begitu, berbentuk letter U selama hampir satu tahun. Jika mejanya belum diganti, maka di salah satu meja akan dapat ditemukan dua buah retakan agak besar. Itulah hasil karya saya ketika malam pembuatan laporan pertanggung jawaban, dengan emosi penuh sebuah tendangan pernah mendarat disana.
 Yang saya dengar sekarang, komputer dan ruangan ini telah banyak berubah. Kalau tidak salah, sang komputer sudah tidak dipakai lagi karena pihak sekolah membelikan laptop. Sebuah air conditioner juga sudah dipasang agar penghuni-penghuni baru terasa nyaman. Namun begitu, kami akan tetap merindukan ruangan kami yang dulu, ruangan kotor panas yang selalu memunculkan ide-ide brilian. Sebuah ruangan dimana kita dipersatukan. Sebuah ruangan dimana membentuk kita sebagai satu keluarga. Extremo 89.
Tulisan ini dibuat untuk : Extremo 89, yos, fas, err, dekla, nun, yen, aya, we', nar, tor, ah, mbul, ya', run dan fu'.
Saya baru sadar betapa eratnya kekeluargaan kita setelah semua ini kita lalui, mungkin tidak ada keluarga lain yang seperti ini, keluarga yang harus melakukan perpisahan sebanyak tiga kali sebelum anggotanya pergi ke rantauannya masing-masing.
kegiatan bersama MOPD di Aula Lama masih lantai 1 

Yah,kita mulai hari jumat dimana adek kelas X baru saja mendapatkan kelas baru dan sekolah baru. sebelumnya selamat atas diterimanya adek-adek di sekolah kebanggaan warga kudus, SMA 1 KUDUS. Pagi itu kakak-kakak pengurus OSIS 2008 sedang memulai kegiatan masa orientasi siswa baru. kegiatan diawali dengan upacara penerimaan yang meriah. kemudia dilanjutkan dengan pembagian kelas dari X1-X10  pembagian kelas juga lebih bersifat pemerataan jadi tidak ada istilah kelas A favorit kelas B biasa semuanya memenuhi kriteria terbaik, selain berdasarkan hasil saringan masuk sma yang merupakan sekolah terfavorit di kudus kesan pertama bertemu dengan adik-adik baru yang baek dan sopan-sopan selai pembagian kegiatan dengan kelas bidaan pengurus OSIS juga dipercaya untuk membina masa orientasi siswa baru. kegiatan tahap awal yaitu membagi pengurus kedalam kelas dilanjutkan dngan kegiatan  dikelas pada hari pertama dan dilanjutkan kegiatan bersama diaula SMA. sebelum masuk kegiatan bersama pengurus juga membagikan majalah Karmuka (Kartika Muda Karana thanks to Errina), sesuai jadwal, kegiatan diawali dengan perkenalan,menjelaskan aturan MOPD,  dan apa aja yang perlu dibawa barang bawaannya cukup lumayan,dan dilanjutin pembentukan struktur organisasi kelas,

Sedang memperhatikan penjelasan MOPD
Hari dimana adik-adik berangkat dengan atribut yang keren, sebenarnya pekerjaan membawa atribut bukan karena  ingin memberatkan tetapi agar kegiatan lebih seru dan penuh warna. Bisa dianggap properti yang digunakan menjadi kenang-kenangan saat masa orientasi. selain itu saya juga melihat adik-adik bahagia dan saling mengabadikan moment yang tidak terlupakan dengan rambut rumbai-rumbai besek cat hijau yang cantik. ini juga tidak akan ditemui sekolah lain, Selanjutnya acara lebih terfokus di aula dengan berbagai materi tentang kedisiplinan, wiyata mandala , dan game seru  yang di pandu sama mas Dhanar dan Arena yang bikin adek-adek ketawa dan sorak-sorak, jadi tidak ada acara masa orientasi yang disertai deg-degana, takut, senioritas yang sering diberitakan di Televisi. MOPD di Smasaku berjalan meriah dan penuh canda dan tertawa.

Hari Kedua kegiatan bersama semua terlihat disipin. ada satu aturan yang sebenarnya entah menyenangkan atau tidak bagi siswa baru SMA saat itu yaitu potong rambut 321 untuk putra dan sebahu untuk putri. Sisi positifnya adalah semua siswa terlihat rapi dan satu tatanan rambut, tetapi sisi kurang enaknya adalah model rambut kita sama dan serupa, bagi putra mungkin tidak terlalu masalah arena tidak lama berselang juga akan panjang, tetapi bagi putri yang sudah punya rambut panjang terurai perlu bertahun-tahun untuk mengembalikannya. tapi kita lihat dari sisi positnya yaitu semua jadi rapi mirip SMA TN lah walaupun mepet kuburan kembar. Beberapa materi masih disampaikan menyangkut orientasi ini dia yang paling seru , remember it
6 1 5 6 1 5 2 3 2 3 5 6 6 2 1 6 6 2 1 6 2 1 5 6 1 5 ( bener gak y... hahaha)
Time to sing oleh pak Tarto guru musik kita yang tambun
Satu pelajaran lagi ( bangga melestarikan budaya)

adik-adik saat kelas orientasi bersama

Hari ketiga
kegiatan MOPDyang dikemas secara santai dan komunikatif tapi pesan MOPD tetap sampai menjadikan rasa kekeluargaan smakin erat antara anggota kelas dan pengurus OSIS,  kegiatan pada hari ketiga lebih didominasi tentang kesiswaan dengan materi tentang organisasi adan bagaimana menjadi siswa yang ideal disekolah baik sukses dibidang akademik maupun nonakademik, setelah banyak materi yang diberikan baik dari Waka kesiswaan Pak Yasir dan Pak Imam Santosa beserta pengurus OSIS ini daatnya pensie..alias pentas seni, acara ini di khususkan agar mereka bisa mengkoordinasi diri dan kelompok agar berani tampil dan percaya diri  acara terakhir yang paling di tunggu-tunggu ini dia “GRADUATION TIME”.... dilanjutkan dengan sumpah dan janji yang diikuti semua siswa baru....di ikuti pelepasan tanda atribut MOPD
Hah..kalo inget itu jadi pengen ngulang waktu kelas X dulu, kembali tertawa saat MOPD dengan X3. Selamat datang adek--adek dan selamat belajar baju putih abu-abunya mulai besok sudah bisa dipakai


Extrimoz89 (Osis 2008-2009)

All Star MOPD SMA 1 KUDUS, Ceria, Narsis, Menyenangkan